Juventus sedang mempertimbangkan kepindahan gelandang Man Utd Manuel Ugarte, menurut laporan di media Italia.
Gazetta dello Sport mengklaim bahwa direktur olahraga tim Serie A tersebut, Marco Ottolini, akan mengambil alih kendali pemain tersebut saat Uruguay menghadapi Aljazair dalam pertandingan persahabatan. Ugarte bukan starter reguler untuk Setan Merah, mendapat kritik keras atas penampilannya selama dua musim terakhir, dan para penggemar X berharap Juve melepaskannya dari klub:
Kirim dia ke sana secara gratis
— Anak Bersatu (@TheUnitedLad541) 30 Maret 2026
50m atau tidak sama sekali haha
— Daniel United (@DanielRedUnited) 30 Maret 2026
Kita harus move on darinya
— CƴƦÌL (@cyrilthered) 30 Maret 2026
Itu bagus sekali
— 15/12 (@POkatureIfy) 30 Maret 2026
Biarkan mereka datang dan tolong bawa dia
— Aaron Maitala (@MaitalaAaron) 30 Maret 2026
Sejauh mereka menghasilkan uang, saya bosan dengan semua klub Italia dan kesepakatan pinjaman mereka.
— Druid_ 🧘🏾♂️ (@MichaelOkelly5) 30 Maret 2026
Ugarte merupakan kegagalan yang mahal
United mengeluarkan dana awal €50 juta, dengan tambahan €10 juta lagi, untuk memboyongnya dari Paris Saint-Germain pada musim panas 2024.
Namun, Ugarte tersanjung untuk menipu sejak pindah ke Old Trafford. Keterbatasan teknisnya sering terlihat di Liga Premier.
Manajer sementara Michael Carrick belum pernah memainkan pemain internasional Uruguay itu dalam pertandingan apa pun sejak penunjukannya sebelum derby Manchester pada pertengahan Januari.
Beberapa pemain Man Utd siap dijual
Ugarte bukan satu-satunya anggota skuad tim utama yang bisa dilepas di akhir musim. Pemain pinjaman Marcus Rashford dan Rasmus Hojlund diperkirakan akan pergi, meskipun kepindahan Rasmus Hojlund ke Napoli lebih pasti karena kondisi kesepakatan.
Joshua Zirkzee juga demikian kemungkinan besar akan dijual jika pembeli dapat ditemukan. Pemain asal Belanda itu berpotensi pindah ke Italia bersama Ugarte.
Ingin lebih banyak berita tentang Man Utd? Tambahkan Man U News sebagai sumber pilihan di Google
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.